A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Sejak dahulu pembangunan di bidang pendidikan merupakan upaya pembangunan manusia yang merupakan sebuah tantangan yang cukup besar. Hal ini disebabkan karena sarana dan prasarana dari pembangunan tertuju pada aspek manusiawi. Hal ini disebutkan dalam Undang-Undang No. 2 tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional yang bertujuan mencerdaskan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani dan berkepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
Berbarengan dengan hal tersebut, kemampuan sistem pendidikan saat ini terus diperbincangkan kapasitasnya sebagai suatu lembaga pendidikan. Dimana lembaga pendidikan saat ini dituntut untuk mampu melihat fenomena alam yang kemudian diaplikasikan dalam bentuk tulisan mengenai gejala-gejala alam yang terjadi di Indonesia utamanya di Sulawesi Selatan.
Pengenalan objek sebagai ruang lingkup kajian geografi sangat dituntut jauh kedepan karena sangat bermanfaat untuk kepentingan warga geografi dalam pengembangan wawasan berpikirnya sebagai tenaga ahli dalam melihat fenomena-fenomena alam dan proses terjadinya. Seorang geografer diutamakan mampu mengetahui lingkup kajian tidak sebatas dongeng, dalam arti hanya mampu menceritakan segala sesuatu yang terjadi di permukaan bumi tetapi juga sangat dituntut untuk mengetahui secara langsung proses terjadinya dengan langsung terjun ke lapangan.
Berdasarkan hal tersebut maka sesuai dengan tujuan pendidikan sebagai alat mencerdaskan bangsa, maka dalam kurikulum menganjurkan mahasiswa semester 4, mengikuti mata kuliah Kuliah Kerja Lapang I (KKL I). Yang kemudian dibarengi dengan praktikum lapang agar mahasiswa mampu mengetahui objek-objek goegrafi.
2. Dasar Pelaksanaan Praktek
Pelaksanaan praktikum lapang mata kuliah Kuliah Kerja Lapng I (KKL I) didasarkan atas kurikulum 1994 dengan bobot SKS masing-masing 2 yang waktu dialokasikannya pada semester genap (4), yang masing-masing terdiri dari 2 jam pertemuan tiap minggunya yang dilaksanakan didalam kelas. Bobot ini kemudian ditambah 48 jam kerja di lapangan.
B. TUJUAN INTRUKSIONAL UMUM
Adapun tujuan intruksional umum dari praktikum lapang ini yaitu:
1. Melatih mahasiswa mengelolah dan menginterpretasikan data yang telah dikumpulkan melalui observasi, pengukuran dan cara pengumpulan lainnya untuk menyusun suatu karya ilmiah mengenai peristiwa geologi dan geomorfologi serta sosial dan ekonomi.
2. Berlatih menjadikan lapangan sebagai suatu media belajar.
3. Melatih mahasiswa mengobservasi, mengukur dan mengumpulkan data-data tentang suatu peristiwa geologi, geomorfologi sosial dan ekonomi pada suatu lokasi tertentu.
4. Membentuk sikap dan perilaku cinta lingkungan pada mahasiswa.
C. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS
Adapun tujuan intruksional khusus dari praktikum lapang yang berlokasi di soroako ini adalah:
a. Agar mahasiswa melihat secara langsung proses penambangan nikel oleh PT. INCO di Soroako.
b. Agar mahasiswa dapat mengamati secara langsung proses pengolahan bahan baku, munjadi bahan yang setengah jadi di PT INCO.
c. Agar mahasiswa melihat secara langsung proses konservasi lahan yang sudah di tambang oleh PT INCO.
d. Agar mahasiswa dapat secara langsung melihat proses pengolahan limbah baik cair, gas, maupun padat di PT INCO
D. LOKASI PRAKTIKUM LAPANG
Lokasi praktikum lapang mata kuliah Kuliah Kerja Lapang I (KKL I) yaitu dilaksanakan di PT International Nickel Corporation (INCO) Soroako Kabupaten luwu Timur, Sulawesi Selatan.
E. WAKTU PELAKSANAAN PRAKTIKUM LAPANG
Pelaksanaan praktikum lapang ini dilaksanakan pada hari jum’at sampai hari minggu pada tanggal 5 – 7 Juni 2009.
F. ALAT DAN BAHAN
1. Alat
· Peta Rupa Bumi Indonesia Skala 1: 50.000 Kabupaten Luwu Timur (Soroako)
· Peta Kemiringan Lereng,
· Peta Geologi
· Peta Jenis Tanah
· peta Penggunaan Lahan
· Kompas Biasa
· Kompas Geologi,
· Abney Level,
· Klinometer
· GPS,
· Rool Meter,
· Papan pengalas
· Alat tulis – menulis (Pulpen/pensil).
· Handy Cam
· Kamera digital
· Megaphone
· Spidol
· Handy Tolky
2. Bahan
· Kertas HVS
· Kertas kwarto
· Baterai
H. Peserta
Adapun peserta dalam kegiatan kuliah kerja lapangan ini diikuti oleh 24 orang mahasiswa, 9 orang dosen, dan 2 orang asisten masing – masing namanya terlampir.
H. Rincian Dana
a. Dana akomodasi
No | Peserta | Biaya (Rp) | Jumlah (Rp) |
1. | dosen | 9@100.000 | 900.000 |
2. | asisten | 2 @75.000 | 150.000 |
3 | mahasiswa | 24@75.000 | 1.800.000 |
Jumlah | 2.850.000 |
b. Dana transportasi
No | Peserta | Biaya (Rp) | Jumlah (Rp) |
1. | Dosen, asisten, Mahasiswa | 35@200.000 | 7.000.000 |
jumlah | 7.000.000 |
c. Dana konsumsi
No | Peserta | Biaya (Rp) | Jumlah |
1 | orang dosen | 9x7@ 30.000 | 1.890.000 |
2 | orang asisten | 2x7@ 30.000 | 420.000 |
3 | orang mahasiswa | 24x7@ 25.000 | 4.200.000 |
Jumlah | 6.510.000 |
d. Honor.
No | Peserta | Biaya | Jumlah |
1 | 9 orang dosen | 9@ 150.000 | 1.350.000 |
2 | ...orang asisten | 2@ 100.000 | 200.000 |
Jumlah | 1.550.000 |
e. Dana survei.
No | Peserta | Biaya | Jumlah |
1 | 3 orang | 3@500.000 | 1.500.000 |
jumlah | 1.500.000 |
c. Jumlah total
dana akomodasi Rp 2.850.000
dana transportasi Rp 7.000.000
dana konsumsi Rp 6.510.000
honor Rp 1.550.000
dana survei Rp 1.500.000 +
jumlah total Rp. 19.410.000
Makassar 13 april 2009
Dosen
Penanggung jawab mata kuliah Ketua panitia
KKL I
Rosmini Maru, S.Pd., M.Si. Rusdi
NIP. 132 258 675
Ketua Jurusan Geografi
FMIPA UNM
Dr. Ramli Umar
NIP. 131 905 212
Tidak ada komentar:
Posting Komentar